Minggu, 24 April 2011

PEMANTAPAN KEMAMPUAN MENGAJAR ( PKM ) PDGK 4209


PEMANTAPAN KEMAMPUAN MENGAJAR ( PKM )
PDGK 4209
UT


OLEH
NAMA      : ACI ARLENI
NIM           : 817570299

UNIVERSITAS TERBUKA
KELOMPOK BELAJAR TANJUNG PATI HARAU
LIMA PULUH KOTA






A.    PENDAHULUAN
1.      Latar Belakang Pembuatan Laporan        
Mata   kuliah Pemantapan  kemampuan mengajar  ( PKM )  diharapkan dapat meningkatkan kemampuan dalam pengelolaan  pembelajaran di SD. Sehingga kemampuan akan memiliki peningkatan dan dapat mengajar secara profesional. Peningkatan mengajar merupakan suatu proses pembentukan keterampilan , yang dilandasi oleh pengetahuan , keterampilan dan sikap yang mantap. Proses pembentukan keterampilan mengajar haruslah dilakukan secara bertahap dan sistematis sehingga penguasaan keterampilan dapat dipantau secara bertahap dan sistematis juga.
Latihan merupakan suatu kebutuhan yang akan membawa kepada peningkatan zaman yang ditandai dengan perkembangan Ilmu Pengetahuan dan teknologi selalu membawa dampak bagi kehidupan manusia. Profesi yang paling berperan berperam dalam dunia pendidikan adalah guru. Dengan kata lain , guru mempunyai posisi vital dalam perkembangan kehidupan manusia yang dinamis. Oleh karena itu kualifikasi pendidikan guru harus selalu ditingkatkan untuk menghasilkan generasi yang lebih baik di hari esok.Peningkatan kualifikasi guru  di tingkat Sekolah dasar  diharapkan mampu meningkatkan kemampuan menganalisis kebutuhan siswa, mengambil keputusan apa yang harus dilakukan, merancang pembelajaran yang efektif dan efisieninstrinsik, mengevaluasi hasil belajar  serta merevisi pembelajaran berikutnya agar lebih efektif dandapat meningkatkan prestasi belajar siswa. Dengan demikian, mengajar merupakan kegiatan manajerial yang harus dilakukan secara profesional.


2.      Tujuan Pembuatan Laporan
Tujuan pembuatan laporan ini adalah :
a.       Penulis bisa mempersiapkan pembelajaran , termasuk mengenali  karakteristik dan kebutuhan belajar peserta didik.
b.      Penulis bisa menyusun rencana pembelajaran dengan menerapkan prinsip – prinsip pembelajaran dan keilmuan bidang studi dengan tepat.
c.       Penulis bisa melaksanakan pembelajaran secara efektif dengan mengacu kepada rencana pembelajaran yang telah dibuat
d.      Penulis bisa mengidentifikasi kelebihan dan kelemahan dalam mengajar , melalui refleksi
e.       Penulis bisa memperbaiki tindak pembelajaran berikutnya dengan memperhatikan hasil evaluasi pembelajaran yang telah dilakukan sebelumnya.
f.       Penulis bisa mempertanggungjawabkan keputusan dan tindak pembelajaran yang dilakukan berdasarkan prinsip keilmuan dan moral yang diacukan.
g.      Untuk memenuhi tugas mata pelajaran ( Praktek Belajar Mengajar ) / PKM.

3.      Gambaran Umum isi laporan
Laporan ini menjelaskan tentang pengalaman mengajar yang dipraktekkan sehingga penulis bisa menjadikan pembelajaran sebagai sesuatu yang dinamis, menarik dan menantang .Laporan ini juga  menjelaskan mengenai kemampuan penulis untuk menilai kekuatan dan kelemahan diri dalam merancang dan melakukan pembelajaran , serta melakukan berbagai upaya untuk memperbaiki kekurangan penulis dalam mengajar.Penulis juga berharap agar bisa terbiasa mengambil keputusan dan melakukan pembelajaran berdasarkan kaidah – kaidah keilmuan yang dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

B.     TEMUAN – TEMUAN DALAM PEMBELAJARAN
1.      PERTEMUAN I
a.       Kelemahan yang  saya temukan selama proses pembelajaran adalah dalam penggunaan waktu dan keterampilan membimbing diskusi kelompok kecil.
b.      Kelemahan  penggunaan waktu terjadi karena penulis ingin menjelaskan pelajaran lebih rinci kepada  siswa yang belum mengerti  sehingga mereka benar – benar mengerti .Sedang untuk diskusi masalah yang diajukan sulit mendapat kesimpulan karena mereka merasa sama- sama benar.Biasanya yang sering berbicara didominasi oleh anak – anak pintar sedang anak yang menengah tidak bisa ikut berpartisipasi untuk mengemukakan pendapat.Sering ungkapan siswa sudah keluar dari jalur atau batas diskusi sehingga menghabiskan waktu.Adaya kesan tidak nyaman bagi siswa yang pendapatnya tidak disukai atau disetujui teman – temannya sehingga  diskusi menjadi panas dan tak terarah. Sulit untuk menenangkan siswa yang ribut dengan pendapat kelompok mereka masing – masing.
c.       Kelebihan yang saya temukan selama proses pembelajaran adalah komunikasi , keterampilan mengadakan variasi. Hal ini dapat terlihat pada kepuasan dan kesenangan serta kenyaman siswa dalam belajar. Mereka juga bersemangat,serius dan sangat antusias untuk mengikuti pelajaran yang diajarkan.Mereka malahan meminta soal – soal yang mengundang persaingan diantara  mereka sehingga bagi yang bisa menjawab  soal lebih dulu merasa bangga  dan tampak puas.
d.      Kuatan tersebut terjadi karena semangat belajar anak – anak memang perlu diacungkan jempol. Apalagi yang pergi kesekolah harus menuruni bukit. Hanya mereka yang berkemauan keras yang berkeinginan untuk sekolah sehingga mereka kesekolah benar – benar untuk belajar.
e.       Hal unik yang terjadi selama proses pembelajaran
1.      Sewaktu senin anak – anak upacara bendera dengan hidmat  tanpa diatur oleh guru. Mereka semua sudah mengerti dengan tugas mereka masing – masing.
2.      Ketika belajar mereka menunjukkan semangat , mereka paling senang apabila pembelajaran berupa percobaan – percobaan meski dalam bentuk sederhana.
3.      Ada salah satu murid yang sangat sedih  dan menangis ketika dia bekerja kurang cepat dari temannya yang lain.Seolah – olah ia merasa kalah dan bodoh diantara teman – temannya.
4.       
f.       Dengan memperhatikan proses pembelajaran pada pertemuan I, rencana saya berikutnya adalah  :
1.      Membuat Rencana Pembelajaran yang lebih terurai dan terarah
2.      Mempergunakan multi metodedan multi metode dan multimedia dalam pembelajaran.
3.      Melaksanakan proses pembelajaran yang aktif , kreatif, efektif dan menyenangkan.
C.     KESIMPULAN
1.      Secara umum kelemahan pembelajaran yang saya lakukan adalah penggunaan waktu dan keterampilan membimbing diskusi kelompok kecil.
2.      Secara umum penyebab kelemahan  tersebut adalah saya kurang bisa mengelola diskusi kelompok kecil apalagi saat ada monopoli pendapat . Karna pernah saya arahkan kepada siswa yang agak pendiam anak yang suka memonopoli ucapan itu merasa tidak senang dan tidak mau lagi ikut serta dalam mengajukan pendapat.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar